Buku Pintar Bisnis Dan Budi Daya Kekerangan

Kategori(Sub) : Teks Non Ekonomi (Peternakan)
ISBN : 978-979-29-5923-9
Penulis : Dr. Achmat Sudrajat
Ukuran⁄Halaman : 16x23 cm² ⁄ viii+120 halaman
Edisi⁄Cetakan : I, 1st Published
Tahun Terbit : 2017
Berat : 167 gram
Penerbit : Andi Offset
Harga : Rp 59.000,-   Diskon 20%
Harga Diskon : Rp 47.200,-













Sinopsis

Ada beberapa jenis hewan dari filum Moluska yang bernilai ekonomi tinggi karena menjadi bahan baku industri perhiasan, seperti lola (Trochus sp.), kima (Tridacna spp.), tiram mutiara (Pinctada spp.), dan tiram mabe (Pteria sp.). Jenis kekerangan lain yang dimanfaatkan dagingnya antara lain kerang darah (Anadara spp.), kerang hijau (Perna viridis), tiram bakau (Saccostrea sp.) dan abalon (Haliotis sp.). Hingga saat ini di antara ke-7 kelas moluska, hanya dari kelas Gastropoda, Pelecypoda dan Cephalopoda yang sudah dimanfaatkan, baik sebagai sumber protein maupun sebagai bahan baku industri. Ada 19 spesies kekerangan dari ketiga kelas tersebut di atas yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan, dan lebih dari 7 spesies digunakan sebagai bahan baku industri.
Produk kekerangan merupakan salah satu komoditas perikanan yang populer dan banyak diperdagangkan di pasar domestik maupun ekspor. Untuk konsumsi lokal, produk kekerangan biasanya dijual dalam keadaan hidup, segar atau olahan tradisional. Untuk pasar ekspor umumnya dijual dalam keadaan hidup, beku, atau kalengan (canned). Tujuan budidaya kekerangan antara lain sebagai moluska-pangan (pemanfaatan daging lunak), mutiara, biofilter, dan konservasi; hasil sampingan lain berupa cangkang yang dapat dimanfaatkan sebagai perhiasan, alat rumah tangga, lukisan, cinderamata, pakan ternak dan lain sebagainya.
Buku ini disusun untuk memperkenalkan budidaya kekerangan kepada masyarakat, agar mengetahui jenis-jenis kekerangan laut yang dapat dibudidayakan dan diusahakan; khususnya untuk usaha kecil atau usaha kelompok/keluarga di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil.

0 komentar: